RISALAH-ALLAH: "APABILA LANGIT MERAH SEPERTI KELOPAK MAWAR BERMINYAK, DISANALAH TANDA KIAMAT ITU SEMAKIN DEKAT"
3 Juli 2026
Bismillaahirrahmaanirrahiim
"Aku akan membacakan Risalah Allah langsung."
"Wahai Ruqhoyya! Tulislah!
Apabila langit merah seperti kelopak mawar berminyak, disanalah tanda kiamat itu semakin dekat. Hamba-hamba-Ku yang beriman Kepada-Ku Allah akan merasakan kerinduan yang sangat besar Terhadap-Ku, bersegera bertemu Dengan-Ku dan tidak ada kesedihan pada mereka. Aku Allah berikan engkau Al-Mubasyirat. Di masa lalumu, engkau melihat langit merah berminyak, dan engkau berkata, 'Sebentar lagi kiamat, aku akan bertemu dengan Allah'. Lalu kerinduanmu begitu menggebu. Itulah qalbu hamba-hamba yang beriman Kepada-Ku Allah bersaksi. Bukalah surat Ar-Rahman ayat 37 hingga ayat 43!"
Surat Ar-Rahman
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:
Ayat 37
"Maka apabila langit telah terbelah, lalu (warnanya) menjadi merah mawar seperti (kilauan) minyak."
Ayat 38
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
Ayat 39
"Maka pada hari itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya."
Ayat 40
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
Ayat 41
"Para pendosa dikenali dengan tanda-tandanya, lalu direnggut ubun-ubun dan kakinya."
Ayat 42
"Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (Wahai jin dan manusia)?"
Ayat 43
"Inilah (neraka) Jahanam yang didustakan oleh para pendosa."
"Janji-Ku benar! Aku Allah bersaksi memperingatkan Hamba-hamba-Ku tentang hari kiamat. Bukalah surat Ghafir ayat 15!"
Surat Ghafir
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:
Ayat 15
"Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Pemilik Arsy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara Hamba-hamba-Nya, untuk memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat)."
"Sesungguhnya bagi Kalian hanya patuh dan taat Kepada-Ku Allah. Namun Kalian menunggu satu hal yang besar. Apakah Kalian dalam kehidupan jika itu terjadi?
Ambillah Peringatan-Ku dalam keadaan Kalian dalam keselamatan. Jangan tunggu Azab-Ku memenuhi bumi!
Apabila Aku Allah memunculkan asap yang pekat, Kalian akan binasa!
Peringatan-Ku datang untuk Kalian mendapatkan penjagaan tertinggi Dari-Ku Allah. Jangan Kalian menunggu azab memenuhi bumi. Kalian tidak akan sanggup menanggungnya.
Bersantunlah Kepada-Ku Allah! Aku Allah bersaksi untuk Kalian mendapatkan golongan yang mulia di Yaumul Mahsyar kelak, untuk Kalian dalam keselamatan, sebelum masa yang Aku Allah Janjikan terjadi. Kembalilah Kepada-Ku Allah, untuk nabi terakhir Kalian tidak dalam kesedihan. Ingatlah tangisan Muhammad, 'umatku, umatku, umatku'."
Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah
Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup